Sudah makan korban, Pemerintah tak juga perhatikan Jembatan Merah di Tanggeung-Cianjur yang roboh

 
Kamis, 02 Apr 2026  16:34

Jembatan gantung yang menghubungkan Desa Pagermaneuh dan Karangtengah, Kecamatan Tanggeung, Kabupaten Cianjur, yang juga dikenal dengan sebutan jembatan merah sudah roboh diterjang derasnya arus sungai Cibuni yang meluap sejak Selasa (11/11/2025) sore.

Artinya sudah masuk bulan ke-5 robohnya jembatan tersebut, namun belum ada perhatian serius dari pemerintah, baik Pemkab Kabupaten Cianjur maupun Pemprov Jawa Barat 

Warga pun terpaksa bergotong royong membuat jembatan dari bambu secara swadaya. Akan tetapi tentu kualitas dan tingkat keamanan jembatan bambu swadaya itu sangat tidak memadai.

"Ya terpaksa kita buat seadanya semampu warga, sebab tanpa ada jembatan anak-anak harus jalan melingkar melalui jembatan lain yang 3 km lebih jauh. Sudah pasti pada terlambat saat berangkat sekolah pagi," ujar salah seorang warga yang sebut saja dengan nama Ujang, Rabu (1/4/2026).

Ujang juga mengatakan, beberapa waktu lalu ada korban seorang anak meninggal terseret arus saat melalui jembatan bambu tersebut.

"Sangat beresiko, tapi juga pilihan yang sulit daripada harus jalan melingkar setiap hari. Selain terlambat ya anak-anak pasti kecapekan," jelasnya.

Ujang bersama warga lainnya sangat berharap pemerintah tidak menutup mata dengan kondisi jembatan di desa mereka itu.

"Apa tidak bisa Bupati dan Gubernur mengutamakan kepentingan warganya sendiri?" imbuh warga lain yang enggan disebutkan namanya.

Berita Terkait