Dinilai lamban tangani bencana Sumatera, Gibran: Pemerintah berupaya maksimal

Foto: Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka meninjau kondisi infrastruktur terdampak di Desa Gosong Telaga Barat, Kabupaten Aceh Singkil, Aceh, pada Kamis (4/12/2025). (dok. Setwapres)
Senin, 22 Des 2025  14:11

Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming meminta maaf atas penanganan bencana banjir dan tanah longsor yang terjadi di Sumatera.

Permintaan maaf disampaikan Gibran menanggapi penilaian lamban dalam penanganan bencana di Sumatera.

Gibran memastikan pemerintah akan terus berupaya mempercepat pembangunan rumah, jembatan yang rusak hingga dukungan bagi korban agar mereka bisa kembali menjalani kehidupan normal.

“Saya pastikan pemerintah akan terus memberikan upaya maksimalnya dalam mempercepat dan menyempurnakan penanganan di lapangan,” ujar Gibran dalam keterangan tertulis, Senin (22/12/2025).

Wapres menegaskan pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto berkomitmen kuat untuk menjamin kenyamanan rakyat tentunya yang terdampak bencana.

“Saya pastikan pemerintah akan terus memberikan upaya maksimalnya dalam mempercepat dan menyempurnakan penanganan di lapangan. Mulai dari pemenuhan kebutuhan dasar, pemulihan infrastruktur, hingga rehabilitasi dan rekonstruksi, dengan mengutamakan keselamatan dan kenyamanan warga terdampak.” jelasnya.

Diketahui, Wapres Gibran tengah melakukan kunjungan kerja ke daerah Tapanuli Utara, Sumatera Utara. Pada Senin (22/12/2025) pagi,

Gibran mendarat di Bandara Raja Sisingamangaraja XII atau Bandara Silangit.

Kedatangannya disambut bupati Tapanuli Utara, bupati Toba, bupati Samosir, dandim 0201/T atau komandan Kodim 0201/Medan, serta kapolres Tapanuli Utara.

Berita Terkait