Jalan Kecamatan Muara Telang Rusak Parah, Warga Soroti Ketimpangan Status Lumbung Pangan Nasional

Foto: Muara Telang Banyuasin
Jumat, 08 Mei 2026  20:16

Banyuasin.AliansiNews.id. 

Kondisi infrastruktur jalan di wilayah Kecamatan Muara Telang kembali menuai sorotan masyarakat. Di tengah status Kabupaten Banyuasin sebagai salah satu daerah lumbung pangan nasional, warga justru masih harus berjibaku dengan akses jalan rusak parah yang menghambat aktivitas sehari-hari dan distribusi hasil pertanian.

Kerusakan terjadi di ruas Jalan Jalur 8 Muara Telang, tepatnya akses penghubung antara Jembatan 5 menuju Jembatan 2 serta Desa Telang kaya menuju Desa Mukti Jaya. Tingginya curah hujan dalam beberapa hari terakhir membuat kondisi jalan berubah menjadi kubangan lumpur sepanjang kurang lebih 500 meter dan sulit dilintasi kendaraan roda dua maupun roda empat.

Warga setempat mengaku kondisi tersebut sudah berlangsung cukup lama dan semakin memburuk saat musim hujan tiba. Jalan yang seharusnya menjadi akses utama masyarakat kini berubah menjadi jalur licin dan berbahaya. Pengendara sepeda motor terpaksa ekstra hati-hati agar tidak terjatuh, sementara kendaraan pengangkut hasil pertanian kesulitan melintas.

Padahal, wilayah Muara Telang dikenal sebagai salah satu sentra produksi pangan di Banyuasin yang menopang kebutuhan gabah dan beras di Sumatera Selatan. Ironisnya, infrastruktur dasar yang menjadi penunjang aktivitas ekonomi masyarakat justru dinilai belum mendapatkan perhatian serius dari pemerintah.

“Sulit bagi masyarakat untuk berkembang kalau kondisi jalan seperti ini terus dibiarkan. Jalan ini merupakan urat nadi perekonomian warga. Hasil pertanian masyarakat lewat sini semua. Kalau rusak seperti ini tentu sangat menyulitkan,” ujar salah seorang warga kepada wartawan. Jumat (8/5/2026) 

Warga menilai pemerintah selama ini terlalu fokus pada pencitraan keberhasilan sektor pertanian, namun belum maksimal dalam membenahi akses penunjang yang menjadi kebutuhan dasar masyarakat desa.

Masyarakat juga meminta Pemerintah Kabupaten Banyuasin maupun Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan segera mengambil langkah nyata melalui perbaikan permanen, bukan hanya penanganan sementara yang dinilai tidak bertahan lama.

Menurut warga, status Banyuasin sebagai daerah lumbung pangan nasional seharusnya dibarengi pembangunan infrastruktur memadai, khususnya jalan penghubung antar desa yang menjadi jalur utama distribusi hasil pertanian masyarakat.

Berita Terkait