Lagi-lagi jatuh korban kekerasan, pemuda di Cililin KBB tewas seusai dikeroyok
Kasus kekerasan yang memakan korban jiwa berantai terjadi di tanah air. Setelah Lamongan, Tabanan Bali, Tangerang, Morowali, bentrok berdarah di Menteng Jakarta Pusat, kini jatuh korban di Cililn Kabubaten Bandung Barat (KBB).
Seorang pemuda asal Kampung Perelas, Desa Budiharja, KBB, tewas setelah menjadi korban pengeroyokan.
Irvan Apandi Rukmana (28) mengembuskan napas terakhir di RSUD Cililin, Selasa (28/7/2026), dua hari setelah dikeroyok sekelompok orang.
Peristiwa terjadi di Kampung Curigan, Desa Mukapayung, Kecamatan Cililin, Minggu (26/7/2026) malam.
Saat itu korban bersama temannya baru selesai makan dan hendak pulang.
"Betul, kami menerima laporan terkait dugaan tindak pidana kekerasan secara bersama-sama terhadap orang di muka umum yang menyebabkan seseorang meninggal dunia. Korban atas nama IA, 28 tahun, meninggal di RSUD Cililin tadi sore," kata Kasi Humas Polres Cimahi, Iptu Gofur Supangkat, dikonfirmasi Selasa (28/7/2026) malam.
Lebih lanjut, Gofur menjelaskan cekcok berawal antara korban dengan salah satu pelaku berinisial Igud yang sedang berkumpul bersama dua temannya yang berujung pengeroyokan dengan tangan kosong.
"Akibat penganiayaan itu, korban mengalami luka di bagian kepala dan mengeluarkan darah dari hidung dan telinga. Korban kemudian dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis, tetapi dua hari kemudian meninggal dunia," tuturnya.
Setelah menerima laporan meninggalnya korban, Tim Inafis Satreskrim Polres Cimahi langsung melakukan olah TKP dan autopsi terhadap jasad korban.