Omzet terjun bebas, pedagang Pasar Leuwiliang menjerit
Kondisi ekonomi yang melambat yang dirasakan di sebagian besar wilayah Indonesia, dirasakan juga oleh masyarakat Kabupaten Bogor.
Yang paling terdampak dari kondisi terdampak adalah masyarakat kalangan menengah ke bawah, bahkan bulan puasa yang biasanya mampu mengangkat perputaran roda ekonomi pun, tidak dirasakan sama sekali.
"Sekarang ini mencari 100-200 ribu saja susah sekali, bang. Sejak awal puasa sudah begini, sampai hari ini pun belum ada perubahan berarti," kata seorang pemilik konter handphone di wilayah Leuwiliang saat ditemui AliansiNews.ID, Minggu (15/03/2026).
Beberapa pedagang makanan juga mengeluhkan hal yang sama.
"Jika dibandingkan ramadan tahun ini dengan tahun lalu, terasa sekali. (omzet) Memurun jauh," ujar salah seorang pedagang makanan.
Kondisi yang cukup memprihatinkan pun terlihat di pasar Leuwiliang. Suasana pasar nampak lengang dan tak terlihat aktifitas berarti.

Asep (bukan nama sebenarnya), seorang pedagang buah di pasar Leuwiliang mengungkap kondisi yang memprihatinkan.
"Kalau ini sih bukan lagi menurun, bang, tapi terjun bebas. Jauh sekali menurunnya. Jangankan dibanding puasa tahun lalu, dibanding beberapa minggu atau bulan lalu pun jauh sekali, kata dia.