Harga Ikan di Pasar Cibaraja Stabil, Dinas Perikanan Sukabumi Pastikan Pasokan Aman

 
Senin, 11 Mei 2026  23:26

aliansinews.id - Sukabumi, Kondisi harga ikan di Pasar Cibaraja, Kabupaten Sukabumi, pada awal Mei 2026 dilaporkan masih relatif stabil. Stabilitas tersebut dinilai menjadi indikator positif bagi sektor perikanan daerah, terutama dalam menjaga daya beli masyarakat sekaligus keberlangsungan usaha para pedagang dan pembudidaya ikan.

Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Sukabumi, Sri Padmoko, menyampaikan bahwa kestabilan harga ikan saat ini dipengaruhi oleh terjaganya keseimbangan antara produksi dan distribusi hasil perikanan di sejumlah wilayah sentra budidaya maupun pemasok.

Menurutnya, pasokan ikan yang masuk ke Pasar Cibaraja masih dalam kondisi aman sehingga belum terjadi lonjakan harga yang signifikan di tingkat pedagang maupun konsumen. Situasi tersebut juga didukung oleh kelancaran distribusi dari pembudidaya ikan air tawar dan nelayan ke pasar-pasar tradisional.

“Alhamdulillah sampai awal Mei ini harga ikan masih stabil. Produksi tersedia dan distribusi berjalan lancar sehingga kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi,” ujarnya.

Ia menambahkan, Dinas Perikanan Kabupaten Sukabumi terus melakukan pemantauan harga dan ketersediaan stok ikan secara berkala guna mengantisipasi kemungkinan terjadinya fluktuasi harga, terutama menjelang momen meningkatnya permintaan pasar.

Selain menjaga stabilitas pasokan, pihaknya juga terus mendorong para pelaku usaha perikanan agar mempertahankan kualitas hasil produksi sehingga mampu bersaing di pasar lokal maupun regional. Langkah tersebut dinilai penting untuk menjaga kepercayaan konsumen terhadap komoditas perikanan asal Sukabumi.

Pasar Cibaraja sendiri menjadi salah satu pusat perdagangan ikan yang cukup strategis di Kabupaten Sukabumi karena menjadi titik distribusi berbagai jenis ikan konsumsi, baik ikan air tawar maupun hasil tangkapan laut.

Dengan kondisi harga yang stabil, masyarakat diharapkan tetap dapat memenuhi kebutuhan konsumsi protein ikan secara terjangkau, sementara para pelaku usaha perikanan tetap memperoleh kepastian pasar yang sehat dan berkelanjutan.

Berita Terkait