Dinas Perikanan Kabupaten Sukabumi Dukung Gerakan Menanam Sejuta Pohon untuk Kelestarian Ekosistem Perairan

 
Selasa, 17 Mar 2026  06:30

aliansinews.id - Sukabumi, Pemerintah Kabupaten Sukabumi melalui Dinas Perikanan menyatakan dukungan penuh terhadap peringatan Hari Gerakan Menanam Sejuta Pohon Sedunia yang diperingati setiap tanggal 10 Januari. Gerakan tersebut dinilai tidak hanya penting untuk menghijaukan daratan, tetapi juga berperan besar dalam menjaga keberlangsungan ekosistem perairan dan sumber daya perikanan.

Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Sukabumi, Sri Padmoko, mengatakan bahwa kelestarian sektor perikanan memiliki keterkaitan erat dengan kondisi lingkungan daratan, khususnya kawasan hutan serta daerah aliran sungai.

“Hutan dan pohon memiliki peran yang sangat penting bagi sektor perikanan. Pohon dapat menjaga kualitas air, mencegah sedimentasi, serta melindungi ekosistem sungai hingga laut,” ujarnya, Sabtu (10/01/2026).

Menurut Sri Padmoko, yang akrab disapa Pak Moko, kerusakan lingkungan di wilayah hulu seringkali berdampak langsung pada menurunnya produktivitas sektor perikanan, baik perikanan tangkap maupun budidaya. Erosi dan banjir dapat membawa lumpur serta limbah ke sungai dan pesisir yang pada akhirnya merusak habitat ikan.

“Kalau hulunya rusak, hilirnya pasti terdampak. Menanam pohon hari ini merupakan investasi penting untuk keberlanjutan sumber daya ikan di masa depan,” jelasnya.

Ia juga mendorong keterlibatan aktif masyarakat pesisir, para pembudidaya ikan, serta nelayan untuk ikut serta dalam gerakan menanam dan merawat pohon. Upaya tersebut dapat dilakukan dengan menanam berbagai jenis vegetasi penyangga, termasuk mangrove di kawasan pesisir dan pohon pelindung di sekitar perairan.

Menurutnya, momentum peringatan Hari Gerakan Menanam Sejuta Pohon Sedunia menjadi pengingat penting bahwa pembangunan sektor perikanan harus berjalan seiring dengan upaya pelestarian lingkungan.

“Perikanan berkelanjutan akan terwujud jika alamnya tetap terjaga. Menanam pohon berarti menjaga mata pencaharian nelayan, memperkuat ketahanan pangan, sekaligus menjaga keseimbangan alam di Kabupaten Sukabumi,” pungkasnya.

Berita Terkait