UPTD PU Wilayah III Cicurug Soroti Titik Longsor dan Usulkan Pembangunan Dua Jembatan

 
Sabtu, 07 Feb 2026  22:35

aliansinews.com - Sukabumi, Selain fokus pada perbaikan infrastruktur jalan, UPTD Pekerjaan Umum (PU) Wilayah III Cicurug juga menyoroti sejumlah titik longsor yang berpotensi mengganggu aksesibilitas masyarakat. Titik-titik rawan longsor tersebut tersebar di beberapa wilayah strategis.

Kepala UPTD PU Wilayah III Cicurug, Asep, menjelaskan bahwa longsoran terjadi di perbatasan Kecamatan Parungkuda dan Bojonggenteng, tepatnya di ruas jalan Babakanjaya–Bojonglongok. Selain itu, titik rawan longsor juga ditemukan di wilayah Sukatani dan Cipamatutan.

“Sukatani bagian kanan yang masuk wilayah Bojonggenteng, serta di Cianten, Kecamatan Kabandungan, sebelah kanan,” jelas Asep.

Tak hanya itu, Asep juga menyinggung adanya longsoran di jalur alternatif Tenjo Ayu–Purwasari pada STA 1+100. Longsoran tersebut diduga dipicu oleh getaran saat pelaksanaan pekerjaan sebelumnya.

“Sebagian ruas jalan, insyaallah, sudah masuk dalam rencana pembangunan tahun 2026. Sementara yang belum tertangani akan terus kami perjuangkan untuk direalisasikan pada tahun 2027 melalui koordinasi dengan berbagai pihak,” ujarnya.

Terkait metode pengerjaan, Asep menyebutkan bahwa perbaikan infrastruktur akan disesuaikan dengan kondisi lapangan dengan mengombinasikan dua jenis konstruksi.

“Kalau drainasenya jelek, kami upayakan betonisasi. Namun jika drainase memungkinkan, perbaikannya dilakukan dengan pengaspalan,” terangnya.

Untuk penanganan longsoran, Asep mengungkapkan bahwa salah satu titik sudah memiliki Detail Engineering Design (DED), sehingga pelaksanaannya akan mengacu pada rekomendasi konsultan. Sementara itu, titik lainnya masih menunggu hasil kajian teknis lanjutan.

Selain penanganan jalan dan longsoran, UPTD PU Wilayah III Cicurug juga mengusulkan pembangunan dua jembatan kepada Dinas PU Kabupaten Sukabumi, yakni Jembatan Kompa dan Jembatan Cipamatutan. Kedua jembatan tersebut telah memiliki DED, namun realisasinya masih menunggu kepastian anggaran.

Berita Terkait