DPU Kabupaten Sukabumi Bergerak Cepat Tangani Dampak Banjir dan Longsor di Nyalindung

 
Jumat, 30 Jan 2026  07:50

aliansinews.id - Sukabumi, Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Sukabumi bersama UPTD PU Wilayah Jampangtengah bergerak cepat menangani dampak banjir dan longsor yang melanda Kecamatan Nyalindung pada 28 Desember 2025. Bencana alam tersebut mengakibatkan kerusakan pada sejumlah infrastruktur vital, mulai dari jembatan, saluran irigasi, hingga longsoran tanah yang menutup ruas jalan kabupaten.

Menindaklanjuti kejadian tersebut, DPU Kabupaten Sukabumi langsung melakukan penanganan darurat guna memulihkan akses dan meminimalkan dampak lanjutan terhadap aktivitas masyarakat. Penanganan dilakukan secara terpadu bersama UPTD Alat Berat DPU Kabupaten Sukabumi, dengan mengerahkan personel dan peralatan ke lokasi terdampak.

Kepala Bagian Tata Usaha UPTD PU Wilayah Jampangtengah, Robi Ferdian, menjelaskan bahwa langkah cepat ini dilakukan sebagai bentuk respons pemerintah daerah terhadap bencana yang mengganggu mobilitas dan keselamatan warga.

“Sejak hari pertama kejadian bencana, tepatnya tanggal 28 Desember 2025, kami sudah tanggap dalam penanganan bencana tersebut. Penanganan darurat langsung dilakukan agar akses masyarakat bisa segera pulih,” ujar Robi Ferdian.

Ia menambahkan, fokus awal penanganan meliputi pembersihan material longsoran yang menutup badan jalan, penanganan sementara pada jembatan terdampak, serta normalisasi saluran irigasi yang tersumbat akibat banjir. Langkah ini dilakukan untuk mencegah kerusakan lebih parah sekaligus mengantisipasi potensi bencana susulan.

Robi menegaskan bahwa koordinasi lintas unit di lingkungan DPU Kabupaten Sukabumi menjadi kunci dalam percepatan penanganan bencana. Selain penanganan darurat, pihaknya juga melakukan pendataan kerusakan sebagai dasar perencanaan perbaikan permanen ke depan.

“Kami tidak hanya fokus pada penanganan darurat, tetapi juga melakukan inventarisasi kerusakan infrastruktur. Data ini akan menjadi bahan untuk perencanaan perbaikan jangka menengah dan permanen,” jelasnya.

DPU Kabupaten Sukabumi berharap, melalui langkah cepat dan terkoordinasi tersebut, dampak bencana terhadap aktivitas masyarakat di Kecamatan Nyalindung dapat diminimalkan. Pemerintah daerah juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, khususnya di wilayah rawan banjir dan longsor, terutama saat intensitas hujan tinggi.

Berita Terkait