Longsor di tambang emas ilegal Pohuwato Gorontalo, 5 penambang tewas tertimbun
Bencana longsor kembali memakan korban di lokasi tambang emas ilegal. Sebanyak lima penambang dilaporkan tewas tertimbun material longsor di Desa Hulawa, Kecamatan Buntulia, Kabupaten Pohuwato, Gorontalo, Rabu (12/8/2026) sore.
Insiden terjadi saat para penambang tengah beraktivitas di salah satu titik tambang ilegal. Material tanah dari tebing di kawasan pertambangan tiba-tiba bergeser dan menimpa para pekerja hingga terjebak dan tertimbun.
Berdasarkan informasi sementara dari kepolisian, enam penambang berhasil dievakuasi pada Rabu malam.
Namun naas, lima di antaranya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.
"Lima korban meninggal dunia diketahui merupakan warga Kabupaten Boalemo, Gorontalo. Jenazah para korban telah diserahkan kepada pihak keluarga," ujar Kabid Humas Polda Gorontalo, Kombes Pol Marupa Sagala.
Sementara satu korban lainnya dilaporkan selamat. Hingga Kamis (13/8/2026) sore, petugas gabungan masih melakukan pencarian terhadap kemungkinan korban lain yang masih tertimbun.
"Terdata sementara dari polres, laporannya ada enam. Meninggal ada lima dan satu selamat. Sementara ya. Petugas masih di lokasi dan telah mengamankan TKP," kata Marupa Sagala.
Marupa menjelaskan, proses pencarian terkendala karena lokasi kejadian cukup jauh dari pemukiman warga dengan medan yang ekstrim.
"Hingga saat ini kepolisian belum memastikan jumlah keseluruhan penambang yang terdampak longsor. Namun, lima orang dipastikan meninggal dunia," tambahnya.