Sopir bus dites urine, petugas gabungan siaga di terminal Lebak Bulus
Pemprov Jakarta mengerahkan petugas gabungan untuk bersiaga di Terminal Lebak Bulus, Jakarta Selatan menjelang liburan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).
"Kondisinya masih landai dan belum ada kenaikan yang signifikan. Namun petugas tetap bersiaga untuk mengantisipasi lonjakan penumpang," kata Komandan Regu Terminal Lebak Bulus Irwansyah, Senin (22/12/2025).
Posko Nataru sudah berdiri di Terminal Lebak Bulus sejak Kamis (18/12/2025). Petugas gabungan yang dikerahkan berasal dari Suku Dinas Kesehatan, tim uji kelaikan angkutan umum (ramp check), Suku Dinas Perhubungan maupun kepolisian di wilayah Jakarta Selatan.
Hingga kini, rata-rata 15 sampai 20 unit bus antarkota antarprovinsi (AKAP) masuk ke Terminal Lebak Bulus setiap harinya terutama pada pagi dan sore.
Rata-rata bus yang masuk sekitar 15 unit atau ada sedikit kenaikan menjadi 20 unit untuk keberangkatan.
"Untuk jumlah penumpang masih di kisaran bawah 100 orang," katanya dikutip dari Antara.
Terkait arus mudik, Terminal Lebak Bulus sudah menyiapkan posko kesehatan, posko pemeriksaan kelaikan kendaraan (ramp check) dan pengobatan gratis.
Terminal Lebak Bulus juga menggandeng Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Jakarta Selatan untuk melakukan tes urine pengemudi guna memastikan keamanan dan kenyamanan perjalanan selama membawa penumpang.
Pengelola Terminal Lebak Bulus membagi keberangkatan dan kedatangan penumpang menjadi tiga shif. Yakni pukul 06.00-14.00 WIB, pukul 14.00-22.00 WIB dan 22.00-06.00 WIB.