Tabrakan maut bus ALS, 16 korban dievakuasi ke RSUD Lubuklinggau

 
Rabu, 06 Mei 2026  22:04

Polda Sumatera Selatan (Sumsel) menangani kecelakaan lalu lintas tragis antara bus Antar Lintas Sumatera (ALS) dan mobil tangki di Jalan Lintas Sumatera, wilayah Karang Jaya, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara). Sebanyak 16 jenazah korban saat ini telah dievakuasi dan menjalani proses identifikasi di RSUD Lubuklinggau.

Fokus penanganan kepolisian saat ini meliputi evakuasi korban, pengamanan lokasi kejadian, serta percepatan identifikasi jenazah melalui tim Disaster Victim Identification (DVI). Proses ini dilakukan secara terpadu oleh Polda Sumsel bersama instansi terkait.

Kabid Humas Polda Sumatera Selatan Kombes Pol Nandang Mukmin Wijaya mengatakan, tim gabungan langsung diterjunkan begitu laporan kecelakaan diterima.

“Begitu menerima laporan, personel gabungan langsung bergerak cepat ke lokasi untuk mengevakuasi korban, baik yang meninggal dunia maupun yang mengalami luka-luka, sekaligus melakukan pengamanan dan sterilisasi tempat kejadian perkara,” ujar Kombes Pol Nandang Mukmin Wijaya kepada wartawan, Rabu (6/5/2026).

Evakuasi sempat mengalami kendala karena kondisi bus yang terbakar hebat. Situasi tersebut menyulitkan petugas menjangkau korban yang masih terjebak di dalam kendaraan.

Meski demikian, koordinasi lintas instansi memungkinkan proses penyelamatan tetap berjalan maksimal hingga seluruh korban berhasil dievakuasi.

Selain evakuasi, petugas juga mengamankan sejumlah barang bukti dari lokasi kejadian. Barang bukti tersebut meliputi kerangka bus dan mobil tangki yang hangus terbakar, dua unit sepeda motor yang terdampak, serta barang pribadi milik penumpang.

“Seluruh barang bukti ini sangat penting untuk proses investigasi, termasuk dalam mengungkap penyebab pasti kecelakaan,” tambahnya.

Untuk proses identifikasi, Polda Sumsel melalui Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) bekerja sama dengan Rumah Sakit Bhayangkara Palembang membuka Posko DVI di RSUD Lubuklinggau.

Berita Terkait