Kembali Menorehkan Prestasi Gemilang, Salah Satu Siswi Yang Mewakili Sekolah SMP NEGERI 1 Kota Pekanbaru Dalam Ajang Putera-Puteri Pelajar Se-Provinsi Riau 2026
Pekanbaru - Aliansinews id. Siswi SMP Negeri 1 Kota Pekanbaru kembali menorehkan prestasi gemilang di awal tahun 2026, mulai dari juara Ajang Putera-Puteri Pelajar Se-Provinsi Riau 2026, Taekwondo Indonesia, Seni Pidato Dan beberapa prestasi lainnya.
Siswi yang berhasil menorehkan prestasi gemilang tersebut bernama "Rifia Mahlika C" Salah satu puteri dari pasangan suami istri yang bernama "Rita Yunaini S.H.M.H dan Candra Tanjung"
Didalam ajang yang digelar tersebut, Rifia Mahlika C berhasil meraih posisi sebagai Finalis Putera-Puteri Pelajar Se-Provinsi Riau Peringkat Pertama dan membawa harum nama sekolah SMP NEGERI 1 Kota Pekanbaru pada tingkat Provinsi.
Kegiatan ajang ini akan digelar pada tanggal (12/02/2026) yang terselenggarakan di MALL SKA dan dilanjutkan karantina finalis pada tanggal (13/02/2026) hingga (15/02/2026) yang berlokasi di Hotel Tjokro Pekanbaru, Jalan jendral sudirman, No.51, Simpang Tiga, Tangkerang Utara, Kecamatan Bukit Raya.
Rifia Mahlika juga membuat suatu program yang diikuti Se-Provinsi Riau "Program Advokasi" adalah suatu program untuk menjaga budaya di Era arus remaja yang mengikuti budaya asing.
Disinilah peran Rifia Mahlika sebagai salah satu siswi yang menghimbau generasi remaja untuk melestarikan budaya lokal.
Rifia mahlika juga melestarikan kegiatan tenun yang bertepatan di Rumah Tenun kampung bandar, Jalan perdagangan, No.26. dalam program advokasi ini Rifia Mahlika menyebut.
"Membawa nama Program Advokasi untuk Melestarikan budaya lokal, dan menjaga identitas bangsa ditengah arus globalisasi, Aku memulai menerapkannya melalui lingkungan sekitarku seperti sekolah, meningkatkan bahwa kita harus bijak dalam melestarikan dan menjaga budaya kita, agar kita tidak sepenuhnya terbawa ke arus budaya asing".
Dengan mengenalkan dan mensosialisasikan kepada teman-teman di lingkungan sekolah dan media sosial, agar tidak sepenuhnya terbawa arus budaya asing.