Proyek Masjid Agung Awwaludin: MAUNG Kubu Raya Minta Audit Penuh Prosedur Keselamatan Kerja
Bogor - Aliansinews id. Peristiwa tragis jatuhnya lift proyek pembangunan Masjid Agung Awwaludin di Jalan Adi Sucipto, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, menjadi perhatian serius Dewan Pimpinan Cabang Lembaga Monitor Aparatur Untuk Negara dan Golongan (DPC LSM MAUNG) Kabupaten Kubu Raya.
Kejadian pada Jumat (9/4/2026) sekitar pukul 11.50 WIB itu menimpa enam pekerja, di mana satu orang mengalami luka berat dan lima lainnya menderita luka-luka.
Berdasarkan keterangan di lokasi, insiden terjadi saat para pekerja hendak turun beristirahat menggunakan lift proyek. Tiba-tiba alat tersebut anjlok dari ketinggian sekitar lima meter diduga karena kawat penahan atau kawat sling putus, sehingga menimpa para pekerja dan bagian konstruksi di bawahnya.
Kapolsek Sungai Raya membenarkan peristiwa tersebut dan memastikan jenazah serta korban telah dievakuasi ke RSUD dr. Muhammad Sutomo dan sebagian dirujuk ke RS Kartika Husada. Penyelidikan masih berlangsung.
Merespons musibah ini, Ketua DPC LSM MAUNG Kubu Raya, Zulkifli menyampaikan pernyataan sikap tegas:
"Kami turut berduka cita dan prihatin mendalam atas musibah yang menimpa saudara-saudara pekerja. Namun di balik kesedihan ini, ada pertanyaan besar: mengapa alat kerja yang seharusnya aman bisa tiba-tiba putus dan jatuh.
Apakah pemeriksaan rutin dilakukan? Apakah kelayakan alat terjamin? Ini bukan sekadar nasib buruk, tapi dugaan kuat adanya kelalaian dalam penerapan standar keselamatan kerja," tegasnya. Rabu (15/07/26).
DASAR HUKUM YANG MENJADI SOROTAN DPC MAUNG KUBU RAYA
Kecelakaan ini mengarah pada dugaan pelanggaran serius terhadap sejumlah peraturan perundang-undangan yang berlaku: