Massa Laskar Prabowo 08 dan BPI Geruduk Gedung DPRD Sumsel, Minta Penyelesaian Kredit Macet dan Fiktif Bank Sumsel Babel

Foto: Gedung DPRD Sumsel
Rabu, 07 Jan 2026  11:19

Palembang, Aliansinews"

Puluhan massa dari DPD Laskar Prabowo 08 Provinsi Sumatera Selatan dan Badan Peneliti Independen (BPI) KPNPA RI, yang dikomandoi oleh Feryandi SHDM (Ketua Laskar Prabowo 08) dan Ketua Investigasi BPI, melakukan aksi geruduk gedung DPRD Sumatera Selatan. Tujuan utama aksi ini adalah meminta Komisi III DPRD Provinsi untuk memanggil Direktur Bank Sumsel Babel dan Direktur Kepatutan terkait kasus kredit macet serta dugaan kredit fiktif yang terjadi di seluruh kantor cabang dan kas cabang (KCP) Bank Sumsel Babel di berbagai Kabupaten/Kota di Provinsi Sumatera Selatan.

DATA KREDIT MACET DAN DUGAAN KREDIT FIKTIF YANG DIUNGKAPKAN

Kredit Macet Tertentu

- Cabang BSB tahun 2018-2019: sebesar Rp15 miliar terkait gerbang Serasan Muara Enim.
- PT Griya Bangun Indah di Kabupaten Banyuasin: sebesar Rp100 miliar terkait pembangunan perumahan.
- Masih banyak kasus kredit macet lainnya yang belum diungkapkan secara lengkap.

Dugaan Kredit Fiktif dan Ketidakpatuhan Pengelolaan Tahun 2016-2017

Beberapa kasus yang disebutkan antara lain:

1. Kredit Grup PT MA: berpotensi tidak tertagih Rp145.729.299.389,41 (kurang menerapkan prinsip kehati-hatian).
2. Kredit Grup PT TM: berpotensi tidak tertagih Rp44.038.403.303,14.
3. Kredit PT GI: berpotensi tidak tertagih Rp13.089.915.658,00.
4. Kredit PT KP: berpotensi tidak tertagih Rp57.900.000.000,00.
5. Kredit Perdagangan PT Cf: berpotensi macet Rp50.000.000.000,00.
6. Kredit Griya Sejahtera Cabang Lubuklinggau: berpotensi tidak tertagih Rp2.661.132.262,42.
7. Kredit Griya Sejahtera Cabang Pangkalan Balai: berpotensi tidak tertagih Rp5.614.774.685,00.
8. Kredit Cabang Prabumulih: berpotensi tidak tertagih Rp544.373.932,00.
9. Kasus kredit Griya Sejahtera Cabang Pangkal Pinang yang belum diuraikan secara lengkap.

Ketidakmemadainan Pengelolaan Tahun 2018-2020

Berita Terkait