Gempa Sukabumi akibatkan longsor besar di Tasikmalaya
Bencana tanah longsor yang menerjang Desa Neglasari, Kecamatan Salawu, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, Senin (20/7/2026), dipastikan tidak menimbulkan korban jiwa.
Namun, material longsor menimbun sedikitnya 2 hektare lahan persawahan milik warga setelah terjadi gempa magnitudo 4,8 yang berpusat di wilayah Sukabumi.
"Ya longsor setelah gempa terjadi di Sukabumi," kata Kapolsek Salawu AKP H Dedi Darsono, dikutip dari akun Instagram @infotasik.
Beberapa jam sebelum longsor terjadi, puluhan petani masih beraktivitas menggarap sawah di lokasi tersebut.
Beruntung, tidak ada warga yang berada di area saat material tanah bergerak sehingga tidak menimbulkan korban jiwa.
Akibat longsor tersebut, lahan pertanian milik Dodo (60) bersama sejumlah warga Kampung Naga untuk sementara tidak dapat dimanfaatkan.
Material longsor menutup area persawahan sehingga aktivitas pertanian terhenti.
Kepala Wilayah (Kawil) Kampung Naga Otoy menyampaikan, para petani mengalami kerugian material yang diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.
Kerugian itu muncul karena lahan yang tertimbun membuat mereka kehilangan masa tanam dan tidak dapat melanjutkan aktivitas bercocok tanam hingga kondisi kembali normal.