Dampak Bentrokan Ojol-Brimob di Senen, Bus TransJakarta Koridor 2 dan 5 Berhenti Operasi

Foto: Situasi kawasan Kwitang, Jakarta Pusat masih mencekam pascainsiden pengemudi ojek online (ojol) Affan Kurniawan terlindas kendaraan taktis (rantis) Brimob, Jumat 29 Agustus 2025 pagi.
Jumat, 29 Ags 2025  12:56

Bentrokan di Senen antara massa ojek online (ojol) dan pasukan Brimob pada Jumat (29/8/2025) berdampak langsung terhadap layanan transportasi umum di Ibu Kota.

Bus TransJakarta Koridor 2 dan 5 yang melayani rute Kampung Melayu-Ancol terpaksa tidak beroperasi karena jalur di sekitar Simpang Lima, Senen, Jakarta Pusat, dipenuhi konsentrasi massa.

Situasi itu membuat sejumlah calon penumpang kebingungan.

Mereka yang biasa mengandalkan TransJakarta pada pagi hari harus mencari moda transportasi alternatif agar bisa sampai ke tempat tujuan.

Pemandangan halte TransJakarta di kawasan Senen yang biasanya ramai, Jumat pagi tampak berbeda. Halte di koridor 2 dan 5 terlihat lengang.

Tidak ada bus yang masuk maupun keluar, membuat aktivitas penumpang lumpuh total.

Hingga Jumat pagi, massa ojol masih bertahan di sekitar lokasi bentrokan setelah sebelumnya sempat terlibat adu fisik dengan Brimob sejak Kamis (28/8/2025) malam.

Kemarahan mereka dipicu insiden di kawasan Pejompongan yang menewaskan seorang pengemudi ojek online.

Berita Terkait