Makan korban 5 meninggal dan hambur-hambur uang negara, anggaran latihan militer Kopdes Rp 30 Juta/Orang

 
Selasa, 30 Jun 2026  00:12

Anggota Komisi I DPR Fraksi PDI-P Mayjen TNI (Purn) Tubagus Hasanuddin membeberkan bahwa biaya latihan dasar militer (latsarmil) untuk calon manajer Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih mencapai Rp 30 juta per orang.

"Sekitar Rp 30 juta digunakan untuk pelaksanaan latihan militer, sedangkan Rp 15 juta untuk pembelajaran substansi koperasi," ujar TB Hasanuddin dalam siaran pers, Senin (29/6/2026).

Hasanuddin mengatakan, berdasarkan skema pelatihan selama 45 hari yang terdiri atas 30 hari latihan militer dan 15 hari pembelajaran substansi koperasi, porsi terbesar anggaran justru terserap untuk kegiatan kemiliteran yang tidak berkaitan langsung dengan tugas pengelolaan koperasi.

Maka dari itu, TB Hasanuddin menegaskan bahwa, akan jauh lebih efisien apabila komponen latihan militer dihapus, dan difokuskan sepenuhnya pada peningkatan kompetensi manajerial.

"Berdasarkan kriteria pelatihan untuk tujuh hari itu menghabiskan Rp 5 juta per peserta, maka total kebutuhan anggaran selama 45 hari mencapai sekitar Rp 45 juta per orang. Dari jumlah tersebut, sekitar Rp 30 juta digunakan untuk pelaksanaan latihan militer, sedangkan Rp 15 juta untuk pembelajaran substansi koperasi," ujar Hasanuddin.

Latsarmil dihentikan

Kementerian Pertahanan (Kemenhan) menghentikan program latihan dasar kemiliteran (latsarmil) bagi peserta sarjana penggerak pembangunan Indonesia (SPPI) yang dipersiapkan menjadi calon pengelola koperasi desa/kelurahan Merah Putih (KDKMP) dan koperasi nelayan Merah Putih (KNMP).

Sebagai penggantinya, Kemenhan mengubah pendekatan pelatihan menjadi latihan pembekalan bela negara dan manajerial.

Kebijakan ini diambil setelah dilakukan evaluasi menyeluruh menyusul meninggalnya lima peserta dalam program sebelumnya.

Berita Terkait