PSI tak takut parliamentary threshold, Jokowi minta mesin politik digerakkan dari pintu ke pintu
Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) meminta Partai Solidaritas Indonesia (PSI) memperkuat struktur organisasi hingga tingkat terbawah sebagai persiapan menghadapi Pemilu 2029.
Hal itu disampaikan Jokowi saat menghadiri rapat koordinasi daerah (rakorda) PSI Kabupaten Bekasi di Kampung Citarik, Desa Jatireja, Kecamatan Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi, Minggu (27/9/2026).
Jokowi menyebut struktur PSI secara nasional saat ini telah mencapai 100% untuk DPW, 97% DPD, serta 85% DPC. PSI telah memiliki 6.199 DPC dari total 7.200 yang dibutuhkan.
Sementara struktur DPRT baru mencapai 24.900 dari kebutuhan 83.000 atau sekitar 30%. Jokowi meminta capaian tersebut dikejar hingga 100% pada akhir 2026.
"Yang masih pekerjaan besar kita adalah DPRT. DPRT dari 83.000 yang seharusnya kita baru 24.900. Artinya baru 30%," kata Jokowi.
Menurut Jokowi, kelengkapan struktur tersebut diperlukan untuk membangun mesin politik PSI yang dapat bekerja menjelang Pemilu 2029.
Di Kabupaten Bekasi, Jokowi menyebut struktur DPC PSI telah 100%, sedangkan DPRT mencapai 92%. Dia meminta kekurangan struktur tersebut segera diselesaikan hingga 100%. Selain mendorong penguatan struktur, Jokowi kembali menunjukkan kartu anggota PSI yang disebut telah dimilikinya sejak 14 Oktober 2025.
Dia mengatakan kartu tersebut baru ditunjukkan di Bandung dan Bekasi karena menilai momentum politiknya sudah tepat.
"Politik ini kan momentum. Momentumnya pas yang sekarang, saya tunjukkan sekarang," kata Jokowi.