Operasi senyap, KPK OTT ASN BPK, uang tunai jutaan Rupiah disita

Foto: Juru Bicara KPK Budi Prasetyo
Rabu, 10 Jun 2026  22:05

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita sejumlah barang bukti, termasuk uang tunai bernilai jutaan rupiah, dalam operasi tangkap tangan (OTT) terhadap lima aparatur sipil negara (ASN) Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

OTT tersebut berkaitan dengan dugaan suap yang menyasar temuan audit BPK atas sejumlah proyek pengadaan di Pemerintah Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan.

Operasi ini merupakan pengembangan dari kasus dugaan suap pengadaan barang dan jasa serta penerimaan gratifikasi yang sebelumnya menjerat Bupati Muara Enim dan sejumlah pihak lainnya.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menjelaskan, barang bukti yang diamankan masih memiliki keterkaitan dengan perkara yang telah diungkap sebelumnya.

Menurut Budi, uang yang disita berasal dari dana sebesar Rp 500 juta yang sebelumnya diberikan pihak swasta, yakni PT Millenium Solusi Abadi (PT MSA), kepada pihak Pemerintah Kabupaten Muara Enim.

Sebagian dana tersebut diduga digunakan untuk menyuap oknum ASN BPK terkait hasil pemeriksaan audit.

“Ini juga terkait dengan perkara kemarin karena dari Rp 500 juta yang diberikan dari pihak swasta kepada pihak pemkab, sebagian dibawa oleh pihak Pemkab Muara Enim yang sebelumnya dilakukan tangkap tangan, dan sebagian lagi diduga digunakan untuk pemberian suap berkaitan dengan temuan BPK. Artinya, barang bukti ini memang masih berkaitan,” ujar Budi Prasetyo di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Rabu (10/6/2026).

Meski demikian, KPK belum mengungkap secara perinci jumlah uang yang disita dalam OTT terhadap lima ASN BPK tersebut.

Informasi mengenai nilai barang bukti, status hukum para pihak yang diamankan, serta konstruksi perkara akan disampaikan setelah proses pemeriksaan lebih lanjut.

Berita Terkait